Ka Kwarcab Tinjau Kegiatan KBLS Saka Kalpataru Jakut di Ancol, Stand Daur Ulang Sampah Sedot Perhatian Wisatawan Pakistan
Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jakarta Utara, Budi Sulistiono, dan Wakil Ketua Kwarcab, Muhammad Rahmad, meninjau langsung kegiatan Satuan Karya (Saka) Kalpataru Jakarta Utara dalam rangkaian Karya Bakti Liburan Sekolah (KBLS) 2026.
BERITA
Redaksi
7/19/20262 min read


JAKARTA UTARA — Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jakarta Utara, Budi Sulistiono, dan Wakil Ketua Kwarcab, Muhammad Rahmad, meninjau langsung kegiatan Satuan Karya (Saka) Kalpataru Jakarta Utara dalam rangkaian Karya Bakti Liburan Sekolah (KBLS) 2026. Kunjungan berlangsung pada Kamis dan Sabtu, 9 dan 11 Juli 2026, di Pantai Lagon (Beach Pool), Taman Impian Jaya Ancol.
Dalam peninjauan tersebut, Ka Kwarcab dan Wakil Ketua Kwarcab menyapa langsung adik-adik Pramuka Saka Kalpataru yang selama masa liburan sekolah menggelar aksi nyata pengelolaan lingkungan di kawasan wisata Ancol. Kehadiran unsur pimpinan cabang menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi para anggota Saka yang menjalankan program KBLS 2026 di kawasan wisata Ancol.
Salah satu daya tarik utama kegiatan adalah Stand Pramuka Saka Kalpataru Jakarta Utara yang memamerkan beragam produk hasil pengelolaan sampah, ujar Kak Ridwan Ali, Pamong Saka Kalpataru Jakarta Utara. Di hadapan pengunjung, adik-adik Pramuka memberikan penjelasan, edukasi, dan sosialisasi mengenai produk-produk yang dihasilkan, mulai dari maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik, eco enzyme, pelet ikan, briket dari sampah organik, hingga berbagai produk daur ulang lainnya. Produk-produk tersebut merupakan inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, khususnya di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.
Antusiasme pengunjung terhadap stand tak hanya datang dari wisatawan domestik. Stand Pramuka Saka Kalpataru Jakarta Utara juga menerima kunjungan wisatawan mancanegara asal Pakistan. Kepada tamu asing tersebut, para anggota Saka Kalpataru memaparkan proses dan manfaat dari produk-produk hasil olahan sampah yang dipamerkan, sekaligus memperkenalkan gerakan pengelolaan sampah yang digerakkan generasi muda Pramuka di Jakarta Utara.
Selain edukasi di stand, anggota Saka Kalpataru juga menjalankan aksi bersih pantai berupa pemilahan dan penimbangan hasil "comot sampah" di sepanjang jalur SOtS, kawasan Beach Pool–Pantai Cikalang. Pada keloter kedua, volume sampah terpilah tercatat sebanyak 2,545 kg sampah anorganik dan 3,315 kg residu. Pemilahan dan penimbangan ini menjadi bagian dari upaya mengukur secara nyata dampak kegiatan sekaligus menanamkan budaya memilah sampah sejak dari sumbernya.
Kegiatan turut dilengkapi dengan wawancara kepada para pengunjung Ancol terkait edukasi, sosialisasi, dan imbauan yang disampaikan Pramuka. Dari wawancara tersebut terhimpun tanggapan pengunjung mengenai keberadaan Pramuka, khususnya Saka Kalpataru, selama menjalankan kegiatan KBLS di Ancol. Secara umum, para pengunjung menyambut positif kehadiran adik-adik Pramuka dan menilai kegiatan pengelolaan sampah tersebut memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun kelestarian kawasan wisata, ujar Kak Ridwan Ali.
Ka Kwarcab Budi Sulistiono mengapresiasi konsistensi Saka Kalpataru dalam mengangkat isu lingkungan melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat luas. Sementara itu, Wakil Ketua Kwarcab Muhammad Rahmad menilai capaian Saka Kalpataru pada KBLS 2026 menjadi bukti bahwa Pramuka Jakarta Utara mampu menghadirkan kegiatan yang produktif, relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus membentuk karakter dan keterampilan generasi muda.
Melalui kegiatan KBLS 2026, Saka Kalpataru Jakarta Utara berharap semangat pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus tumbuh dan menular kepada masyarakat luas, sehingga kawasan wisata Ancol dan wilayah Jakarta Utara pada umumnya menjadi lebih bersih, sehat, dan lestari.
