Ketua Kwarcab Lantik Pengurus Hasil PAW 2026, Tekankan Penguatan Organisasi Menuju Pramuka Jakarta Utara yang Relevan dengan Zaman
Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Utara resmi melantik jajaran pengurus hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 untuk Masa Bakti 2024–2029, Kamis (9/7/2026).
BERITA
Redaksi
7/19/20262 min read


JAKARTA UTARA — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Utara resmi melantik jajaran pengurus hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 untuk Masa Bakti 2024–2029, Kamis (9/7/2026). Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Utara Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Utara, Kak Drs. H. R. Budi Sulistiono, M.Si. Dalam sambutannya, Ka Kwarcab menegaskan bahwa penyegaran dan pergantian antar waktu ini merupakan langkah penting demi kelancaran mekanisme kerja, kesinambungan roda organisasi, dan pencapaian tujuan Gerakan Pramuka di wilayah Jakarta Utara.
"Pergantian antar waktu ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum untuk menyatukan visi dan meleburkan ego menjadi satu kekuatan kolektif. Inilah 'Satu Tekad Pengurus Kwarcab Jakarta Utara' — solidaritas dan komitmen bersama demi kemajuan Pramuka Jakarta Utara," ujar Ka Kwarcab di hadapan para pengurus yang baru dilantik.
Ka Kwarcab mengingatkan seluruh pengurus untuk menjadikan visi dan misi organisasi sebagai acuan tertinggi gerak langkah. Kwarcab Jakarta Utara mengusung visi mewujudkan anggota Gerakan Pramuka yang relevan sesuai kebutuhan zaman untuk melakukan perubahan agar menjadi lebih baik dalam kehidupannya, berdasarkan Pancasila, Trisatya, dan Dasa Dharma. Adapun misinya adalah menjadikan Pramuka Jakarta Utara sebagai agent of change atau pelopor pembaharu yang inovatif, relevan, bersinergi, energik, aktif, dan kreatif, serta berguna bagi bangsa, negara, dan masyarakat.
Sejalan dengan itu, Ka Kwarcab mengajak pengurus baru mengawal transformasi organisasi berkelanjutan melalui digitalisasi dan tata kelola yang modern, tanpa memutus estafet program kerja yang telah berjalan baik. Ia juga menekankan agar Pramuka Jakarta Utara menjadi pelopor produktif berbasis kemandirian dan ketahanan pangan serta lingkungan yang produktif — mengubah paradigma dari gerakan seremonial menuju aksi nyata yang memberi nilai tambah bagi masyarakat pesisir dan perkotaan Jakarta Utara.
"Keberadaan Pramuka harus dirasakan secara riil oleh masyarakat. Mari kita buktikan bahwa kita adalah pelopor perubahan," tegasnya.
Melalui SK Nomor 14 Tahun 2026, Kwarcab merotasi dan mengganti sejumlah pengurus untuk penyegaran serta efektivitas pencapaian program, sekaligus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus yang mengakhiri masa pengabdiannya karena tugas kedinasan. Pada unsur pimpinan, Kak H. Sujaelani, M.Pd dipercaya sebagai Ketua Harian merangkap Sekretaris, didampingi para Wakil Ketua Kwarcab yang membidangi Organisasi dan Manajemen (Kak Darpi, S.Pd.), Hubungan Antar Lembaga dan PPBN (Kak Happy Putro Wibowo), Pembinaan Anggota Muda (Kak Edwin Agusta), Pembinaan Anggota Dewasa (Kak Drs. H. Andi Wahyudi, M.Si.), Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli (Kak H. Sujud Hanafie, S.Ag., S.Kom), Komunikasi, Advokasi dan Informasi (Kak Hj. Rita Windiarni, S.Pd., MM), Satuan Karya, Satuan Komunitas dan Gugus Darma (Kak Dr. H. Muhammad Rahmad, S. Ag, S. Par, MM, MITM), serta Keuangan, Usaha Dana, Sarana dan Prasarana (Kak Hj. Mimin Suratminah, S.Pd., M.Si.).
Pelantikan turut mengukuhkan jajaran Andalan Cabang di seluruh bidang, Lembaga Pemeriksa Keuangan Cabang, serta badan kelengkapan kwartir meliputi Pusdiklatcab, Puslitbangcab, Dewan Kehormatan Cabang, Pusat Data dan Informasi Cabang, Badan Usaha Cabang, Gugus Darma, dan Dewan Kerja Cabang.
Mengakhiri arahannya, Ka Kwarcab berharap seluruh pengurus segera menyamakan persepsi dan ritme kerja antarbidang tanpa ego sektoral, sehingga Gerakan Pramuka Jakarta Utara siap bertransformasi menjadi organisasi yang modern secara internal dan produktif memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
